Penguatan Ekosistem Fesyen & Kerajinan Tangan Melalui Program Holding UMKM

Jumat, 21 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan inisiatif strategis bernama Holding UMKM untuk memperkuat rantai pasok industri kreatif nasional, khususnya sektor fesyen dan kerajinan tangan.

Tujuan utama program ini adalah menciptakan ekosistem kemitraan berbasis klaster produk unggulan daerah. Usaha menengah akan berperan sebagai “poros” atau “jangkar” yang menghubungkan dan membimbing usaha mikro dan kecil (UMK) dalam klaster yang sama. Melalui kemitraan ini, UMK diharapkan memperoleh:

  • Akses yang lebih mudah ke pembiayaan.

    ADVERTISEMENT

    SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Pendampingan dan penguatan.

  • Peningkatan kemampuan pemasaran.

Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman, menjelaskan bahwa usaha menengah akan membantu UMK mengatasi kendala umum seperti masalah produksi, keterbatasan pembiayaan, standardisasi mutu, dan lemahnya rantai pasok. Holding UMKM dianggap sebagai langkah penting dalam transformasi struktural untuk menciptakan ekosistem UMKM yang terintegrasi, sistematis, dan berkelanjutan.

Potensi Ekonomi Sektor Kreatif

Sektor fesyen dan kerajinan tangan dipilih karena merupakan kekuatan ekonomi utama:

  • Fesyen: Berkontribusi signifikan pada PDB (Rp249,67 triliun) dan nilai ekspor (Rp238,37 triliun) pada 2024.

  • Kerajinan Tangan: Melibatkan lebih dari 700 ribu unit usaha dan menghasilkan ekspor sekitar Rp11,03 triliun.

Penguatan ekosistem ini penting agar produk lokal dapat memenuhi permintaan yang terus meningkat dan mampu bersaing secara global.

Operator Holding UMKM dan Dampaknya

Dua perusahaan, PT Lurik Prasojo (sektor fesyen/wastra nusantara) dan CV Agil Craft Indonesia (sektor kerajinan tangan), ditunjuk sebagai operator (anchor) Holding UMKM. Mereka dinilai mampu mengagregasi, menginkubasi, menjamin pemasaran, dan memfasilitasi pembiayaan bagi UMK.

  • PT Lurik Prasojo: Berfokus pada pelestarian wastra nusantara (khususnya lurik) dan memberdayakan masyarakat, melibatkan lebih dari 250 perajin perempuan.

  • CV Agil Craft Indonesia: Membangun ekosistem bersama 150 perajin, dengan 95% produknya telah diekspor ke berbagai negara.

Kedua perusahaan ini akan menarik UMK ke dalam rantai pasok, membantu mereka tumbuh lebih efektif, berdaya saing, dan mencapai skala ekonomi yang lebih besar.

Dukungan dan Harapan

Acara peluncuran di Klaten ini mendapat apresiasi dari Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, yang melihat potensi besar produk lokal seperti lurik untuk bersaing global, yang memerlukan kolaborasi berkelanjutan. Para pemilik usaha yang terlibat, seperti Hanggo Wahyu Amerto dari Lurik Prasojo dan Eka Mutiara Sari dari Agil Craft Indonesia, menyambut baik kolaborasi ini, berharap dapat memberdayakan perajin lokal dalam rantai pasok global dan memperkuat sektor kerajinan sebagai pilar ekonomi nasional.

Peluncuran ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama dan penyerahan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI kepada perajin lurik, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap ekosistem industri kreatif.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Layanan Pelindungan dan Pemulihan UMKM di Mandailing Natal
Menteri UMKM Siapkan Pemetaan dan Kebijakan Pusat untuk Pemulihan Kredit
Bantuan Kredit bagi UMKM Terdampak Bencana di Sumatera
Pemkab Badung Dorong UMKM “Naik Kelas” Melalui Pameran Badung UMKM Week II
Bantuan Kredit Khusus untuk UMKM Korban Bencana
Pentingnya Sterilisasi Pasar Domestik dari Produk Impor untuk Melindungi UMKM
Sinergi 3 Kementerian: Stadion Jadi Sentra Ekonomi Baru
Kereta Khusus Petani-Pedagang Resmi Beroperasi dengan Tarif Terjangkau

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 08:10 WIB

Layanan Pelindungan dan Pemulihan UMKM di Mandailing Natal

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:31 WIB

Menteri UMKM Siapkan Pemetaan dan Kebijakan Pusat untuk Pemulihan Kredit

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:26 WIB

Bantuan Kredit bagi UMKM Terdampak Bencana di Sumatera

Kamis, 4 Desember 2025 - 14:54 WIB

Pemkab Badung Dorong UMKM “Naik Kelas” Melalui Pameran Badung UMKM Week II

Rabu, 3 Desember 2025 - 08:16 WIB

Pentingnya Sterilisasi Pasar Domestik dari Produk Impor untuk Melindungi UMKM

Berita Terbaru

Berita

Layanan Pelindungan dan Pemulihan UMKM di Mandailing Natal

Kamis, 11 Des 2025 - 08:10 WIB

Berita

Bantuan Kredit bagi UMKM Terdampak Bencana di Sumatera

Jumat, 5 Des 2025 - 09:26 WIB