Jakarta, Kamis (4/9/2025) Sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyampaikan keberatan atas kebijakan TikTok yang menonaktifkan fitur TikTok Live secara menyeluruh di Indonesia. Mereka menilai, fitur tersebut sangat penting dalam menunjang aktivitas pemasaran dan penjualan, terutama sejak pandemi COVID-19 yang membuat banyak pelaku usaha beralih ke ranah digital.
Ari Prabowo dari Forum Komunikasi Usaha Mikro (FOKUS) UMKM menegaskan, pemblokiran total akan merugikan jutaan pelaku usaha kecil yang menggantungkan penjualan pada platform digital. Menurutnya, lebih bijak jika pemblokiran hanya diberlakukan kepada akun yang terbukti melanggar aturan, bukan diterapkan secara menyeluruh.
“Bagi UMKM, fitur live adalah cara paling efektif untuk menjangkau konsumen, membangun interaksi langsung, dan meningkatkan penjualan. Kalau dicabut, banyak usaha kecil bisa kolaps,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, ekonom Nailul Huda juga menyoroti potensi kerugian besar dari kebijakan ini. Ia menilai, pemblokiran TikTok Live dapat menurunkan omset UMKM secara signifikan, sekaligus mempersempit akses mereka untuk bersaing di pasar digital.














