Menteri UMKM Siapkan Pemetaan dan Kebijakan Pusat untuk Pemulihan Kredit

Jumat, 5 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, mengumumkan rencana memetakan secara detail kondisi pengusaha UMKM yang terkena dampak bencana di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Pemetaan ini bertujuan untuk mendapatkan data akurat mengenai jumlah UMKM yang terdampak, tingkat kerusakan, dan kebutuhan spesifik mereka.

Pernyataan ini disampaikannya saat kunjungan kerja di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Rapat Koordinasi Pekan Depan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maman menyatakan bahwa pada pekan depan, Kementeriannya akan mengadakan rapat koordinasi dengan bank-bank penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang memiliki portofolio pembiayaan di ketiga provinsi tersebut. Tujuannya adalah untuk memastikan keakuratan data UMKM terdampak agar langkah penanganan yang diambil bisa tepat dan segera dilaksanakan.

Kebijakan Nasional Diperlukan

Menurut Maman, penanganan pasca bencana harus mempertimbangkan tingkat keparahan dampak di setiap wilayah, bahkan diperlukan zonasi untuk mengukur sejauh mana usaha UMKM mengalami kelumpuhan.

Dia menegaskan bahwa skema pemulihan ini tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah atau pihak bank di lapangan. Diperlukan kebijakan dari pemerintah pusat untuk memberikan kepastian, payung regulasi, dan arahan yang lebih leluasa bagi semua pihak yang terlibat.

Langkah Jangka Pendek dan Permanen

  1. Jangka Pendek: Maman meminta perbankan untuk segera mengoptimalkan program Corporate Social Responsibility (CSR) mereka sebagai bentuk respons cepat dan kemanusiaan untuk membantu UMKM tanpa menunggu instruksi tambahan.

  2. Dampak Permanen: Pemerintah juga akan bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan stakeholder terkait untuk merumuskan formula penanganan khusus bagi UMKM yang mengalami kerugian permanen.

Target Pemulihan

Pemerintah menargetkan pemetaan kondisi UMKM selesai dalam waktu dekat. Hasil pemetaan ini akan menjadi dasar untuk menyusun kebijakan pemulihan yang terukur, tepat sasaran, dan mendukung keberlanjutan usaha. Maman menutup dengan menekankan bahwa pemulihan UMKM akan dilakukan secara bertahap, menyeluruh, dan berfokus pada pemulihan ekonomi masyarakat agar para pengusaha dapat bangkit kembali.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Layanan Pelindungan dan Pemulihan UMKM di Mandailing Natal
Bantuan Kredit bagi UMKM Terdampak Bencana di Sumatera
Pemkab Badung Dorong UMKM “Naik Kelas” Melalui Pameran Badung UMKM Week II
Bantuan Kredit Khusus untuk UMKM Korban Bencana
Pentingnya Sterilisasi Pasar Domestik dari Produk Impor untuk Melindungi UMKM
Sinergi 3 Kementerian: Stadion Jadi Sentra Ekonomi Baru
Kereta Khusus Petani-Pedagang Resmi Beroperasi dengan Tarif Terjangkau
Kualitas dan Daya Saing: Fokus Utama Menteri Maman untuk UMKM

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 08:10 WIB

Layanan Pelindungan dan Pemulihan UMKM di Mandailing Natal

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:31 WIB

Menteri UMKM Siapkan Pemetaan dan Kebijakan Pusat untuk Pemulihan Kredit

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:26 WIB

Bantuan Kredit bagi UMKM Terdampak Bencana di Sumatera

Kamis, 4 Desember 2025 - 14:54 WIB

Pemkab Badung Dorong UMKM “Naik Kelas” Melalui Pameran Badung UMKM Week II

Rabu, 3 Desember 2025 - 08:16 WIB

Pentingnya Sterilisasi Pasar Domestik dari Produk Impor untuk Melindungi UMKM

Berita Terbaru

Berita

Layanan Pelindungan dan Pemulihan UMKM di Mandailing Natal

Kamis, 11 Des 2025 - 08:10 WIB

Berita

Bantuan Kredit bagi UMKM Terdampak Bencana di Sumatera

Jumat, 5 Des 2025 - 09:26 WIB