Ketua DPD RI, Sultan B. Najamudin, melalui program “Sultanpreneur” yang digagasnya, mengajak seluruh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Se-Indonesia untuk mengikuti program pengembangan kapasitas wirausaha. Program ini bertujuan untuk membantu UMKM “bermodalkan dikit tapi pengen branding kayak sultan” dengan memberikan fasilitas lengkap secara gratis.
“Tenang, bukan mimpi — ini Program Sultanpreneur,” ujar Sultan B. Najamudin, yang juga Ketua DPD RI, seperti dikutip dari unggahan resminya.
Program ini akan menyeleksi hanya 100 UMKM terpilih yang dinilai memiliki komitmen tinggi untuk berkembang. Peserta yang terpilih akan mendapatkan berbagai fasilitas, antara lain:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
- Sertifikat kompetensi (20 peserta).
- Branding dan promosi gratis.
- Modul pelatihan.
- Legalitas gratis.
- Mentoring session.
- Marketplace gratis.
Jenis UMKM yang dapat mendaftar mencakup sektor Makanan & Minuman, Fesyen, dan Kriya (Kerajinan).
Persyaratan Pendaftaran:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Pelaku UMKM aktif yang sudah berjalan minimal 6 bulan.
- Memiliki komitmen untuk mengikuti seluruh rangkaian program.
- Bersedia untuk berinovasi, terbuka terhadap mentoring, dan mau berkembang.
- Memiliki nomor kontak aktif dan akun media sosial usaha (Instagram, TikTok, atau marketplace).
- Follow Instagram @sbnajamudin @greendemocracyinstitute, dan @umkmsultan.
Timeline Kegiatan Program Sultanpreneur:
Tanggal Kegiatan
10 Okt 2025 = Pembukaan & Kurasi UMKM
10 Nov 2025 = Pengumuman dan Kurasi UMKM
15 Nov 2025 = Pengumuman peserta terpilih
20 Nov 2025 = Peluncuran Mentoring Session
25 Jan 2026 = Graduation dan Presentasi
Bagi pelaku UMKM yang ingin mendaftar dan meningkatkan nilai usahanya, dapat mengakses informasi lebih lanjut melalui tautan yang tertera di akun media sosial resmi @umkmsultan.














