Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia baru saja menggelar inisiatif MikroDOTS (Desk on The Street) di area Car Free Day (CFD) Kota Pontianak pada hari Minggu (23/11). Acara ini bertujuan utama untuk memperkuat ekosistem UMKM dengan menciptakan ruang kolaboratif dan inklusif antara pelaku usaha dan berbagai institusi pendukung.
Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, menjelaskan bahwa MikroDOTS dirancang sebagai platform terbuka yang menyatukan pemerintah pusat, provinsi, dan kota, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Tujuan dari inisiatif ini adalah untuk memastikan UMKM dapat tumbuh, berkembang, dan terlindungi tanpa merasa berjalan sendirian. Pengemasan acara melalui kegiatan fun walk bersama masyarakat di CFD turut menciptakan suasana interaksi yang lebih santai dan dekat.
Dalam acara ini, masyarakat Pontianak diberikan kesempatan untuk berkonsultasi dan mengakses layanan usaha secara langsung dan terpadu di lima desk layanan utama, yang meliputi:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
-
Pembiayaan Usaha: Termasuk pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan konsultasi dengan lembaga pembiayaan seperti OJK dan perbankan.
-
Legalitas Usaha: Melayani pengurusan perizinan, sertifikasi, dan legalisasi usaha.
-
Ruang Inklusi: Menyediakan layanan dan zona pelatihan khusus bagi penyandang disabilitas.
-
Pemasaran dan Digitalisasi: Menyediakan pelatihan mengenai aspek digitalisasi.
-
Kemitraan dan Konsultasi Franchise.
Seluruh layanan ini tersedia gratis dan terbuka untuk umum, dengan kehadiran penuh dari OJK, perbankan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, serta Pemerintah Kota Pontianak. Prinsip keterbukaan dan inklusivitas ini diharapkan dapat meningkatkan rasa percaya diri masyarakat dan mempermudah mereka dalam memulai maupun mengembangkan bisnis mereka.














