Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengadakan program di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, untuk memperkuat perlindungan dan kesiapsiagaan risiko usaha bagi UMKM di wilayah tersebut.
Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan UMKM memiliki ketahanan dalam menghadapi potensi risiko lingkungan dan perubahan ekonomi daerah.
-
Tujuan Utama: Memberikan layanan langsung kepada UMKM untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap risiko lingkungan dan usaha, serta menyalurkan bantuan bagi UMKM yang terdampak. Menteri Maman juga menyampaikan empati dan mengajak masyarakat Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh untuk waspada terhadap berbagai kondisi yang harus dihadapi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
-
Kolaborasi: Kementerian UMKM bekerja sama dengan pihak-pihak lain, termasuk PT PNM dan Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara, untuk memastikan akses layanan, pendampingan, dan bantuan tersalurkan secara efektif kepada para pengusaha.
-
Fokus Jangka Panjang: Menteri Maman menekankan bahwa penguatan ketahanan usaha tidak hanya memerlukan respons cepat, tetapi juga pembangunan fondasi yang berkelanjutan. Ia berkomitmen untuk mendampingi UMKM agar bangkit lebih kuat dalam menghadapi situasi apa pun.
-
Pentingnya Legalitas: Program ini juga memfasilitasi UMKM dalam mengakses layanan penting seperti perizinan, legalitas usaha, dan pembiayaan. Menteri Maman menyoroti legalitas sebagai instrumen mitigasi risiko yang penting agar usaha tetap aman dan terlindungi dari kondisi alam atau ekonomi yang tak terduga.
-
Pesan Penyemangat: Menteri UMKM mengajak UMKM di Mandailing Natal untuk terus bersemangat, tidak menyerah, dan yakin bahwa negara akan selalu mendukung mereka, mulai dari peningkatan kesiapsiagaan hingga penguatan usaha agar dapat tumbuh dan pulih kembali.
Acara tersebut dihadiri pula oleh beberapa tokoh penting, seperti Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay, Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution, dan Komisaris Utama PT PNM Dradjad Hari Wibowo.














