Kementerian UMKM dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah menegaskan kembali komitmen kuat pemerintah untuk melindungi dan memberdayakan UMKM. Hal ini dipandang sebagai langkah krusial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, menekankan bahwa fokus utama pemerintah adalah memastikan UMKM dapat menjadi ‘tuan rumah’ di negaranya sendiri. Sinergi antara dua kementerian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemberdayaan dan perlindungan, sehingga UMKM dapat tumbuh lebih cepat, lebih berdaya saing, dan sukses di pasar domestik.
Penertiban Impor Ilegal dan Penggantian Produk
Langkah penguatan ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden, khususnya dalam menangani peredaran pakaian bekas impor ilegal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
-
Substitusi Produk Lokal: Pemerintah berupaya menjaga kelangsungan usaha para pedagang dan produsen lokal dengan mempromosikan produk substitusi buatan dalam negeri.
-
Perlindungan Pengusaha Lokal: Menteri Maman menyatakan bahwa mereka akan mendorong kebijakan komprehensif agar semua pengusaha, termasuk pedagang thrifting (pakaian bekas), UMKM, dan produsen lokal, tetap dapat menjalankan usahanya, karena mereka adalah pengusaha yang harus dilindungi.
-
Konsolidasi Brand Lokal: Sebagai aksi nyata, Kementerian UMKM telah mengumpulkan sekitar 1.300 brand lokal untuk menggantikan produk impor bekas ilegal dan berharap proses substitusi ini bisa dipercepat.
Lebih lanjut, pemerintah tidak hanya fokus pada pakaian bekas, tetapi juga akan menertibkan produk impor lain, termasuk dari Tiongkok, yang berpotensi mengganggu pasar UMKM domestik. Prioritas utama pemerintah adalah melindungi dan menguatkan kepentingan domestik.
Sinergi dan Daya Saing
Menteri Perdagangan, Budi Santoso, menambahkan bahwa kolaborasi kedua kementerian ini bertujuan untuk mendorong UMKM agar naik kelas.
-
Dukungan Kemendag: Kemendag telah memberikan dukungan melalui program seperti UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi (UMKM BISA Ekspor).
-
Penyelarasan Kebijakan: Kedua instansi akan terus berkoordinasi untuk memperkuat daya saing UMKM melalui kolaborasi program dan menyinergikan kebijakan yang benar-benar memihak dan mendukung pertumbuhan sektor ini.














