KemenUMKM Kembangkan Program Kumitra untuk Kemitraan yang Lebih Adil, Dorong Usaha Mikro “Naik Kelas”

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Wakil Menteri UMKM, Helvi Moraza, menegaskan komitmen mereka untuk membangun model kemitraan yang adil dan setara guna meningkatkan kapasitas usaha mikro di seluruh Indonesia.

Saat membuka acara “Kemudahan Usaha Mikro untuk Bermitra (Kumitra)” di Jember pada Senin (3/11), Wamen Helvi menyatakan bahwa program ini bertujuan menciptakan ekonomi Indonesia yang lebih adil, inklusif, dan berdaulat melalui kolaborasi yang saling menguatkan.

Kumitra dirancang sebagai langkah nyata untuk memperluas lapangan kerja, memperkuat akses kemitraan, dan membuka rantai pasok bagi pengusaha mikro. Program ini diharapkan menjadi alat pemberdayaan yang inklusif, khususnya untuk mendukung percepatan pengentasan kemiskinan bagi kelompok rentan seperti pengusaha desa, rumah tangga miskin, penyandang disabilitas, dan perempuan kepala keluarga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kementerian UMKM menyadari bahwa menjalin kemitraan strategis dengan usaha besar, BUMN, atau swasta adalah kunci untuk meningkatkan produksi, memperluas pasar, dan memperkuat daya saing UMKM. Sinergi ini penting karena usaha besar unggul dalam teknologi dan jaringan distribusi, sementara usaha mikro unggul dalam potensi lokal, inovasi, dan adaptasi.

Program Kumitra merupakan strategi pemerintah untuk memfasilitasi dan menghilangkan hambatan agar pengusaha mikro dapat terintegrasi ke dalam rantai pasok formal di tingkat nasional maupun global, yang pada akhirnya akan membantu mereka “naik kelas.” Inti dari Kumitra adalah menciptakan ekosistem bisnis yang saling menguatkan, bukan saling menguasai.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyambut baik program ini, mengingat potensi besar UMKM di wilayahnya yang beragam. Acara tersebut ditandai dengan penandatanganan PKS dan LoI untuk penguatan kemitraan klaster pangan Jember. Wamen Helvi juga secara simbolis melepas hasil panen edamame dan okra dari petani mitra kepada PT Mitratani Dua Tujuh, menunjukkan contoh nyata sinergi antara usaha mikro dan industri besar.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Layanan Pelindungan dan Pemulihan UMKM di Mandailing Natal
Menteri UMKM Siapkan Pemetaan dan Kebijakan Pusat untuk Pemulihan Kredit
Bantuan Kredit bagi UMKM Terdampak Bencana di Sumatera
Pemkab Badung Dorong UMKM “Naik Kelas” Melalui Pameran Badung UMKM Week II
Bantuan Kredit Khusus untuk UMKM Korban Bencana
Pentingnya Sterilisasi Pasar Domestik dari Produk Impor untuk Melindungi UMKM
Sinergi 3 Kementerian: Stadion Jadi Sentra Ekonomi Baru
Kereta Khusus Petani-Pedagang Resmi Beroperasi dengan Tarif Terjangkau

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 08:10 WIB

Layanan Pelindungan dan Pemulihan UMKM di Mandailing Natal

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:31 WIB

Menteri UMKM Siapkan Pemetaan dan Kebijakan Pusat untuk Pemulihan Kredit

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:26 WIB

Bantuan Kredit bagi UMKM Terdampak Bencana di Sumatera

Kamis, 4 Desember 2025 - 14:54 WIB

Pemkab Badung Dorong UMKM “Naik Kelas” Melalui Pameran Badung UMKM Week II

Rabu, 3 Desember 2025 - 08:16 WIB

Pentingnya Sterilisasi Pasar Domestik dari Produk Impor untuk Melindungi UMKM

Berita Terbaru

Berita

Layanan Pelindungan dan Pemulihan UMKM di Mandailing Natal

Kamis, 11 Des 2025 - 08:10 WIB

Berita

Bantuan Kredit bagi UMKM Terdampak Bencana di Sumatera

Jumat, 5 Des 2025 - 09:26 WIB