Jakarta,Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM mencatat, hingga Oktober 2025, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah mencapai Rp220 triliun dan berhasil menyerap sekitar 11 juta tenaga kerja baru di seluruh Indonesia.
Menteri Koperasi dan UKM menegaskan bahwa program KUR terus menjadi salah satu motor utama penggerak ekonomi rakyat, terutama dalam memperkuat sektor UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional.
“KUR bukan hanya membantu modal usaha, tetapi juga membuka lapangan kerja baru. Dampaknya langsung terasa di masyarakat, terutama di sektor perdagangan, kuliner, dan jasa,” ujar Menteri KUKM dalam keterangan resminya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penyaluran KUR tahun ini didominasi oleh sektor perdagangan, pertanian, dan industri kreatif, termasuk usaha mikro yang baru berkembang pascapandemi. Pemerintah juga menargetkan peningkatan kualitas penerima KUR agar mampu naik kelas menjadi usaha kecil menengah yang lebih mandiri.
Selain itu, program digitalisasi dan pendampingan usaha juga diperluas agar pelaku UMKM bisa lebih mudah mengakses pembiayaan serta mengelola bisnis secara profesional.
Kementerian berharap, hingga akhir 2025, total penyaluran KUR dapat menembus Rp300 triliun, dengan target tambahan tiga juta tenaga kerja baru.
Penulis : cantika
Editor : cantika














