Bekasi, Dalam upaya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu menembus pasar global, Bea Cukai Bekasi menggelar kegiatan sosialisasi bertema “Digitalisasi dan Globalisasi UMKM” pada akhir Oktober 2025 lalu.
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan pelaku UMKM binaan dari wilayah Bekasi dan sekitarnya, termasuk yang berasal dari kawasan Grand Wisata. Acara tersebut bertujuan memberikan edukasi tentang aturan ekspor, peluang pasar luar negeri, serta pemanfaatan platform digital untuk memperluas jangkauan usaha.
Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi menjelaskan bahwa dukungan terhadap UMKM bukan hanya dari sisi regulasi, tetapi juga pembinaan agar mereka siap bersaing di era digital.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“UMKM perlu beradaptasi dengan perubahan zaman. Melalui digitalisasi dan ekspor, produk lokal bisa memiliki nilai jual lebih tinggi sekaligus dikenal dunia,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan pelatihan mengenai:
– Cara mendaftarkan produk ke platform ekspor digital
-Proses dan dokumen yang dibutuhkan untuk ekspor resmi
-Strategi pemasaran online untuk menjangkau konsumen luar negeri
– Tips branding agar produk lokal tampil profesional di pasar global
Langkah Bea Cukai ini mendapat sambutan positif dari pelaku UMKM Grand Wisata. Banyak di antara mereka yang tertarik untuk mulai memperluas pasar lewat kanal digital seperti marketplace global dan media sosial.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan UMKM di Bekasi termasuk yang berada di kawasan Grand Wisata semakin siap untuk naik kelas dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Penulis : cantika
Editor : cantika














